Adopsi Lebih Baik
Konten oleh : Karin Franken,
Co-Founder & Board Director JAAN Domestic
Ilustrasi oleh : Aya Diandara Salvator
Anda akan membantu mengurangi perdagangan anjing dan peternak daging ilegal
Perdagangan dan peternak anjing ilegal biasanya tidak memperhatikan 5 prinsip kesejahteraan hewan. Contohnya: indukan dikurung di kandang-kandang kecil dan seumur hidupnya hanya dipaksa melahirkan kemudian anaknya dijual
Anda turut mendukung Lembaga Non Profit Penyelamat Hewan.
Karena pada dasarnya cita-cita lembaga penyelamat hewan adalah meningkatkan kesejahteraan hewan dan mengakhiri seluruh kekejaman terhadap hewan.
Biaya adopsi yang anda keluarkan lebih berguna daripada membeli.
Calon adopter memberikan donasi sesuai kebijakan shelter. Sementara membeli anjing dari peternak atau Pet Shop hanya yang menambah penderitaan hewan-hewan yang dijual selayaknya barang dan anda mendanainya.
Anda akan mendapatkan hewan yang telah mendapatkan kualitas pelatihan dasar yang baik.
Karena pada dasarnya cita-cita lembaga penyelamat hewan adalah meningkatkan kesejahteraan hewan dan mengakhiri seluruh kekejaman terhadap hewan.
Memberi kesempatan hidup kedua Bagi anjing kucing terlantar atau yang bernasib malang
Di pusat adopsi Jakarta Animal Aid Network semua anjing kucing yang diselamatkan dulunya adalah korban kekejaman manusia yang kondisinya sangat memprihatinkan.
DI MANA KAMU
BISA MENGADOPSI
ANJING DAN KUCING?
Kamu bisa mengadopsi dari penampungan anjing BKHI milik pemerintah dan pondok pengayom satwa, atau Lembaga non profit penyelamat hewan, salah satunya adalah Jakarta Animal Aid Network (JAAN) atau melalui ADOPSI APP.
Artikel Terkait
Perawatan Hewan Peliharaan: Tantangan & Kebutuhan Lebih dari 3 Hewan
Oleh : Drh. Mikeu Paujiah, M. MMemelihara hewan adalah komitmen jangka panjang. Namun, jumlah hewan yang dimiliki akan sangat mempengaruhi cara perawatan, kebutuhan waktu, finansial, bahkan kualitas perhatian yang bisa diberikan. Banyak orang berpikir bahwa merawat...
Perjalanan Panjang Animal Welfare Conference Indonesia (2022–2025)
United in Action: Dari Edukasi ke Forum Kolaboratif Akademisi, Pemerintah, Pemerhati, Praktisi dan Aktivis, untuk Kesejahteraan Hewan IndonesiaKonferensi ini dibangun berdasarkan urgensi akan adanya forum lintas organisasi, yang dapat menjadi Forum Kolaboratif Ilmiah...
Bukan Gaya-Gayaan: Membawa Kucing Harus Mengutamakan Kesejahteraan, Bukan Estetika
Oleh: drh.Mikeu Paujiah, M.MBeberapa tahun terakhir, kita semakin sering melihat tren di media sosial: kucing dibawa jalan-jalan menggunakan ransel transparan yang memperlihatkan seluruh tubuh kucing dari luar. Sekilas tampak lucu, stylish, bahkan menggemaskan. Namun,...
Gak Sekedar Gaya: Cara Membawa Kucing yang Sesuai Etika Kesejahteraan Hewan
oleh drh. Mikeu Paujiah, M.M.Di era media sosial, kita sering melihat kucing dibawa jalan-jalan dengan tas ransel transparan, yang menampilkan seluruh tubuh mereka kepada dunia. Lucu? Mungkin iya.Tapi nyaman dan aman untuk kucing? Belum tentu.Kucing adalah makhluk...
Menilik Kesejahteraan Anjing Milik Warga di Daerah Pedesaan: Sebuah Pelajaran untuk Kita Semua
Oleh : Drh.Mikeu Paujiah, M.MKesejahteraan hewan peliharaan, khususnya anjing, masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan Indonesia. Banyak komunitas yang memelihara anjing sebagai bagian dari keseharian, baik untuk menjaga rumah, membantu berburu, maupun...
Aku Bukan Sampah: Cerita Seekor Kucing yang Pernah Dibuang
Aku dibuang. Bukan karena aku nakal. Bukan karena aku sakit. Tapi karena aku dianggap tak penting lagi. Kardus kecil menjadi tempat terakhirku sebelum dilempar ke pinggir jalan. Orang-orang lewat, beberapa melihat, tapi tak berhenti. Aku diam. Takut. Kedinginan....


