Animal Handling yang Beretika: Fondasi Kesejahteraan Hewan di Era Modern
Oleh : drh. Mikeu Paujiah, MM
dok. JAAN Domestic Indonesia Shelter
Animal handling bukan sekadar teknik memegang atau memindahkan hewan. Ia merupakan refleksi langsung dari cara manusia menghormati kehidupan makhluk lain. Dalam konteks kesejahteraan hewan modern, animal handling yang beretika menjadi fondasi penting untuk mencegah stres, cedera, trauma psikologis, bahkan agresi pada hewan.
Apa Itu Animal Handling Beretika?
Animal handling beretika adalah pendekatan penanganan hewan yang:
- – Mengutamakan rasa aman dan kenyamanan hewan.
- – Menghindari paksaan, hukuman, dan kekerasan.
- – Memperhatikan bahasa tubuh dan respons emosional hewan.
- – Menggunakan teknik berbasis low stress dan fear-free
Animal handling beretika adalah pendekatan penanganan hewan yang:
- – Mengutamakan rasa aman dan kenyamanan hewan.
- – Menghindari paksaan, hukuman, dan kekerasan.
- – Memperhatikan bahasa tubuh dan respons emosional hewan.
- – Menggunakan teknik berbasis low stress dan fear-free
Pendekatan ini tidak hanya bermanfaat bagi hewan, tetapi juga meningkatkan keselamatan manusia yang berinteraksi dengan mereka.
Dampak Buruk Penanganan yang Salah
Penanganan hewan yang kasar atau tidak tepat dapat menimbulkan berbagai dampak serius, seperti:
- – Stres kronis dan ketakutan berlebihan.
- – Perilaku agresif atau defensive.
- – Gangguan kesehatan jangka Panjang.
- – Hilangnya kepercayaan hewan terhadap manusia
Banyak kasus penyerahan hewan ke shelter atau konflik antara manusia dan hewan berawal dari kesalahan penanganan yang dianggap sepele.
Prinsip Dasar Animal Handling yang Baik
Beberapa prinsip universal dalam animal handling beretika meliputi:
- – Kenali sinyal stres hewan (gemetar, menghindar, vokalisasi, membeku).
- – Minimalkan restrain fisik.
- – Berikan kontrol pada hewan, sejauh memungkinkan.
- – Gunakan penguatan positif.
- – Sesuaikan metode dengan spesies, usia, dan pengalaman hewan
Beberapa prinsip universal dalam animal handling beretika meliputi:
- – Kenali sinyal stres hewan (gemetar, menghindar, vokalisasi, membeku).
- – Minimalkan restrain fisik.
- – Berikan kontrol pada hewan, sejauh memungkinkan.
- – Gunakan penguatan positif.
- – Sesuaikan metode dengan spesies, usia, dan pengalaman hewan
Prinsip-prinsip ini telah terbukti efektif dalam menurunkan stres dan meningkatkan kerja sama hewan dalam berbagai situasi, termasuk perawatan medis dan edukasi.
Animal Handling sebagai Tanggung Jawab Moral
Cara kita memperlakukan hewan mencerminkan nilai kemanusiaan kita. Animal handling yang beretika bukanlah pilihan, melainkan tanggung jawab moral bagi siapa pun yang hidup berdampingan dengan hewan—baik sebagai pemilik, pendidik, relawan, maupun profesional.
Di era modern, kesejahteraan hewan tidak dapat dilepaskan dari cara manusia berinteraksi dengan mereka. Animal handling yang beretika adalah langkah awal menuju hubungan manusia–hewan yang lebih harmonis, aman, dan penuh empati.