Bukan Gaya-Gayaan: Membawa Kucing Harus Mengutamakan Kesejahteraan, Bukan Estetika

Oleh: drh.Mikeu Paujiah, M.M

Beberapa tahun terakhir, kita semakin sering melihat tren di media sosial: kucing dibawa jalan-jalan menggunakan ransel transparan yang memperlihatkan seluruh tubuh kucing dari luar. Sekilas tampak lucu, stylish, bahkan menggemaskan.

Namun, jika kita meninjau dari perspektif perilaku kucing dan kesejahteraan hewan, maka tren ini tidak sepenuhnya aman dan justru berisiko tinggi menyebabkan stres pada kucing.

Apa Masalahnya dengan Ransel Transparan?

Kucing adalah hewan dengan naluri tinggi untuk bersembunyi, menghindari keramaian, dan merasa aman dalam ruang tertutup.

Ketika dimasukkan ke dalam tas transparan, kucing: 

– Terpapar visual penuh dari lingkungan luar (motor, orang, suara keras, cahaya matahari langsung).

– Tidak memiliki tempat bersembunyi .

– Merasa terjebak tanpa bisa melarikan diri

– Dapat mengalami overstimulasi visual dan suara

– Merasa terancam oleh gerakan objek asing yang mendekat

Semua hal ini bisa memicu reaksi takut ekstrem, panik, hiperventilasi, atau bahkan trauma jangka panjang.

Apa Kata Ilmu Perilaku Kucing?

Menurut para ahli perilaku hewan, seperti dari American Association of Feline Practitioners (AAFP), perjalanan keluar rumah adalah salah satu sumber stres terbesar bagi kucing. Oleh karena itu, semua transportasi harus meminimalkan rangsangan luar dan memberikan rasa aman.

“Kucing merasa lebih tenang dalam carrier tertutup, gelap sebagian, dengan ventilasi cukup dan dasar yang tidak licin.”
Feline Handling Guidelines, AAFP

Jangan Terkecoh! Tas Transparan Bukan untuk Kucing!

Beberapa produsen tas transparan bahkan mempromosikan produknya sebagai “pet bubble backpack”, seolah-olah itu dirancang khusus untuk kenyamanan hewan.

Padahal, tidak ada standar kesejahteraan hewan yang mendukung desain tas semacam ini.

Tren ini muncul lebih karena dorongan visual dan gaya hidup media sosial, bukan karena pertimbangan etologis atau kesejahteraan hewan.

Kesimpulan: Estetika Tak Boleh Mengalahkan Etika

Kucing bukan aksesori gaya. Mereka adalah makhluk hidup dengan emosi, ketakutan, dan kebutuhan rasa aman.

Membawa kucing dengan tas transparan hanya karena “lucu” di media sosial, tanpa memikirkan kenyamanan mereka, adalah bentuk ketidaktahuan yang perlu kita luruskan.

Sebagai pemilik bertanggung jawab, kita perlu bertanya:

“Apakah ini nyaman untukku?”
bukan lebih penting dari
“Apakah ini nyaman dan aman untuk kucingku?”

 Referensi:

1. American Association of Feline Practitioners. (2021). Feline-Friendly Handling Guidelines.

2 The Association of Shelter Veterinarians (ASV). (2010). Standards of Care in Animal Shelters.

3 RSPCA Australia. (2018). Companion Animal Transport Guidelines.