Pilihan Makanan Terbaik Untuk Kucing
Oleh : Drh. Mikeu Paujiah dan Mariyam, S. Kom
Kesejahteraan Hewan tidak akan pernah lepas dari makanan. Menyediakan makanan yang tepat adalah salah satu kunci utama dalam menjaga kesehatan Si Meong.
Tidak hanya hewan peliharaan, kita perlu juga memperhatikan makanan ketika kegiatan Street Feeding untuk Stray Cat atau Kucing Jalanan.
Terdapat beberapa jenis makanan kucing yang mempunyai perbedaan peruntukan dan juga kelebihan/kekurangannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis makanan kucing.
1. Makanan Kering (Dry Food)
Makanan ini biasanya berbentuk Kibble. Kandungan air nya yang rendah yakni kurang dari 10% membuat makanan ini tahan lama jika disimpan dan juga praktis disajikan. Selain kemudahannya dalam penyimpanan, makanan jenis ini juga ekonomis.
Untuk kesehatan gigi, makanan kering juga mempunyai keuntungan dalam hal kebersihan gigi. Aktivitas Si Meong dalam mengunyah dan menggiling makanan kering dapat membantu mencegah penumpukan plak dan karang gigi.
Namun, dikarenakan rendahnya kandungan airnya, kucing akan rawan dehidrasi jika tidak cukup minum air putih. Jadi, perhatikan asupan air putih dari Si Meong jika mengkonsumsi makanan jenis ini ya…
Baca Juga : Kucing Sehat = Pola Makan Tepat
2. Makanan Basah (Wet Food)
Makanan Basah mempunyai kandungan air yang tinggi hingga 75%. Biasanya, makanan jenis ini disukai oleh kucing karena teksturnya yang lembut. Umumnya, makanan basah juga mempunyai rasa yang lebih enak dibandingkan makanan kering.
Makanan ini biasanya dikemas dalam bentuk kaleng dan banyak mengandung daging giling segar. Sebelum kemasan dibuka, daya tahan makanan ini juga cukup lama.
Dikarenakan kadar airnya yang tinggi, makanan ini tidak memberikan resiko dehidrasi pada kucing yang mengkonsumsinya. Namun, dikarenakan pengolahan dan kandungan nutrisi yang baik, makanan ini lebih tinggi harga jualnya dibandingkan makanan kering.
3. Makanan Semi-Lembab (Semi-Moist Food)
Makanan Semi-Lembab mempunyai kandungan air sekitar 15-30%. Biasanya, mengandung jaringan hewan segar atau beku, biji-bijian sereal, lemak, dan gula sederhana sebagai bahan utamanya.
Tekstur makanan jenis ini lebih lembut dibandingkan makanan kering. Masa simpan di dalam kaleng masih panjang seperti makanan basah. Namun, produk ini dapat mengering dan kehilangan daya tariknya jika dibiarkan dalam mangkuk penyajian untuk jangka waktu yang lama.
Oleh karenanya, biasanya makanan jenis ini biasa dijual dengan kemasan sekali saji atau satu porsi.
Baca Juga : Tips Memberi Makan Kitten Yatim
4. Makanan Buatan Rumah (Home-Cooked Food)
Makanan Home-Cooked adalah makanan yang dibuat sendiri oleh pemilik hewan. Kandungan dan nutrisi dari makanan jenis ini juga bervariasi sesuai dengan sesuai bahan yang dipilih. Umumnya makanan ini kaya nutrisi. Namun pembuat tetap perlu memperhatikan keseimbangan nutrisinya.
Oleh karenanya, pembuat perlu mempunyai wawasan yang cukup mengenai gizi yang dibutuhkan Si Meong. Bila perlu, pembuat makanan menggunakan resep yang diformulasikan ahli gizi hewan dalam membuat home-cooked food. Selain itu, pembuat perlu juga memperhatikan kebersihan ketika proses membuat makanan.
Walaupun cukup memakan waktu dan biaya, makanan jenis ini umumnya mempunyai nutrisi yang lengkap dan rasa yang banyak disukai hewan peliharaan.
5. Snack atau Cemilan
Snack atau cemilan kudapan untuk Si Meong semakin populer di kalangan pemilik hewan peliharaan dalam beberapa tahun terakhir. Biasanya, pemilik hewan memberikan kudapan bukan karena kandungan gizinya. Mereka memberikan kudapan atau snack sebagai rasa cinta dan kasih sayang kepada hewan peliharaannya.
Kudapan dapat memberikan perasaan positif dalam pengasuhan. Dikarenakan manfaat emosional yang tinggi, maka faktor rasa menjadi faktor utama dari makanan jenis ini.
Menjaga Si Meong tetap sehat dimulai dari pemilihan makanan yang tepat. Setiap jenis makanan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pahami kebutuhan nutrisi Si Meong dan juga perhatikan kandungan gizi dari tiap makanan yang akan disajikan.
Tidak ada salahnya juga untuk berkonsultasi kepada dokter hewan terdekat untuk meminta rekomendasi terbaik bagi kesehatan dan kebutuhan khusus Kucing Anda.
Sumber :
Dog and cat foods – Management and nutrition. (n.d.). MSD Veterinary Manual. Retrieved February 2, 2025, from https://www.msdvetmanual.com/management-and-nutrition/nutrition-small-animals/dog-and-cat-foods
Themes, U. (2016, July 31). Types of pet foods. Veterian Key. https://veteriankey.com/types-of-pet-foods/
Artikel Terkait :
Perawatan Hewan Peliharaan: Tantangan & Kebutuhan Lebih dari 3 Hewan
Oleh : Drh. Mikeu Paujiah, M. MMemelihara hewan adalah komitmen jangka panjang. Namun, jumlah hewan yang dimiliki akan sangat mempengaruhi cara perawatan, kebutuhan waktu, finansial, bahkan kualitas perhatian yang bisa diberikan. Banyak orang berpikir bahwa merawat...
Perjalanan Panjang Animal Welfare Conference Indonesia (2022–2025)
United in Action: Dari Edukasi ke Forum Kolaboratif Akademisi, Pemerintah, Pemerhati, Praktisi dan Aktivis, untuk Kesejahteraan Hewan IndonesiaKonferensi ini dibangun berdasarkan urgensi akan adanya forum lintas organisasi, yang dapat menjadi Forum Kolaboratif Ilmiah...
Mengapa Ruang Isolasi Itu Penting di Shelter Hewan?
Oleh : Drh.Mikeu Paujiah, M.MDalam manajemen shelter hewan, ada satu fasilitas yang sering dianggap tidak penting atau “nanti saja kalau ada dana”: Ruang isolasi.Padahal, ruang isolasi bukan sekadar tambahan, ia adalah komponen vital dalam menjaga kesehatan seluruh...
Bukan Gaya-Gayaan: Membawa Kucing Harus Mengutamakan Kesejahteraan, Bukan Estetika
Oleh: drh.Mikeu Paujiah, M.MBeberapa tahun terakhir, kita semakin sering melihat tren di media sosial: kucing dibawa jalan-jalan menggunakan ransel transparan yang memperlihatkan seluruh tubuh kucing dari luar. Sekilas tampak lucu, stylish, bahkan menggemaskan. Namun,...
Gak Sekedar Gaya: Cara Membawa Kucing yang Sesuai Etika Kesejahteraan Hewan
oleh drh. Mikeu Paujiah, M.M.Di era media sosial, kita sering melihat kucing dibawa jalan-jalan dengan tas ransel transparan, yang menampilkan seluruh tubuh mereka kepada dunia. Lucu? Mungkin iya.Tapi nyaman dan aman untuk kucing? Belum tentu.Kucing adalah makhluk...
Kapasitas Perawatan: Tanggung Jawab yang Sering Diabaikan di Shelter Hewan Indonesia
Oleh : Drh. Mikeu PaujiahDi balik niat baik para pendiri shelter hewan di Indonesia, sering kali tersembunyi satu kesalahan mendasar yang berdampak panjang: Mereka menampung terlalu banyak hewan tanpa menghitung kapasitas perawatan yang sebenarnya bisa mereka...

