Menjaga Keseimbangan Dunia dengan One Health One Welfare
Oleh : AWI Team
Dr. Karanvir Kukreja, BVSc, MVPHM, selaku Head of Campaigns Southeast Asia Companion Animals dari FOUR PAWS International, menjadi salah satu Keynote Speaker pada acara Animal Welfare Indonesia-International Conference 2023.
Dalam presentasi yang sangat berkesan di acara tersebut, Dr. Karanvir Kukreja, BVSc, MVPHM, menekankan pentingnya pendekatan One Health dan One Welfare.
Konsep inilah yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Tentu ini membawa pandangan baru yang menyeluruh dalam menjaga keseimbangan hidup di Bumi.
Menghadapi Tantangan Global dengan Konsep One Health
Menurut Dr. Karanvir, One Health adalah pendekatan multidisipliner yang bertujuan untuk mencapai kesehatan optimal bagi manusia, hewan, dan lingkungan.
Pandemi COVID-19, seperti terjadi, menunjukkan bahwa penyakit dapat menyebar dari hewan ke manusia.
Source: Increasing risks for emerging infectious diseases within a rapidly changing High Asia, Springer Nature (July 22, 2021), https://link.springer.com/article/10.1007/s13280-021-01599-7
Pendekatan One Health dapat membantu ahli medis, dokter hewan, dan ahli lingkungan bekerja sama lebih baik untuk mencegah wabah penyakit baru dan melindungi keberlangsungan ekosistem.
One Welfare: Menjaga Kesejahteraan Holistik
Tidak hanya kesehatan, Dr. Karanvir juga menyoroti konsep One Welfare yang menekankan kesejahteraan menyeluruh bagi manusia, hewan, dan lingkungan hidup.
Ia mengungkapkan bahwa di Asia Tenggara, praktik perdagangan daging anjing dan kucing tidak hanya membahayakan kesehatan manusia melalui risiko rabies. Praktik tersebut juga menyebabkan penderitaan hewan yang luar biasa dan berimbas pada kesehatan mental masyarakat.
Menjaga kesejahteraan hewan, kata Dr. Karanvir, dapat berkontribusi pada kesehatan sosial, menciptakan lingkungan yang lebih baik, serta meningkatkan kesadaran empati.
Source: One Health High-Level Expert Panel (OHHLEP), One Health: A new definition for a sustainable and healthy future, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9223325/
Melawan Resistensi Antimikroba Melalui Kolaborasi
Dalam kesempatan ini, Dr. Karanvir juga mengangkat ancaman serius resistensi antimikroba (AMR) yang muncul akibat penggunaan antibiotik berlebihan di sektor peternakan.
Dengan fenomena superbug yang kini sulit ditangani, Dr. Karanvir menegaskan pentingnya kerjasama lintas sektor antara dokter hewan, tenaga medis, dan pemerintah untuk melawan ancaman kesehatan global ini.
Menyongsong Masa Depan Sehat yang Terintegrasi
Di akhir presentasinya, Dr. Karanvir mengajak peserta konferensi untuk menyatukan langkah dalam mengimplementasikan konsep One Health dan One Welfare sebagai dasar menciptakan masa depan yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, kita dapat bersama-sama menciptakan dunia yang lebih harmonis, seimbang, dan penuh kepedulian.
Baca Juga : One Health, One Welfare
Presentasi inspiratif ini tidak hanya membuka wawasan tentang tantangan dan solusi masa depan, tetapi juga menggugah kita untuk berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan semua makhluk hidup di Bumi.
File Presentasi Dr. Karanvir Kukreja, BVSc, MVPHM dapat didownload di link berikut. Simak video presentasinya langsung di Youtube Channel Animal Welfare Indonesia
Artikel Terkait
Perawatan Hewan Peliharaan: Tantangan & Kebutuhan Lebih dari 3 Hewan
Oleh : Drh. Mikeu Paujiah, M. MMemelihara hewan adalah komitmen jangka panjang. Namun, jumlah hewan yang dimiliki akan sangat mempengaruhi cara perawatan, kebutuhan waktu, finansial, bahkan kualitas perhatian yang bisa diberikan. Banyak orang berpikir bahwa merawat...
Perjalanan Panjang Animal Welfare Conference Indonesia (2022–2025)
United in Action: Dari Edukasi ke Forum Kolaboratif Akademisi, Pemerintah, Pemerhati, Praktisi dan Aktivis, untuk Kesejahteraan Hewan IndonesiaKonferensi ini dibangun berdasarkan urgensi akan adanya forum lintas organisasi, yang dapat menjadi Forum Kolaboratif Ilmiah...
Bukan Gaya-Gayaan: Membawa Kucing Harus Mengutamakan Kesejahteraan, Bukan Estetika
Oleh: drh.Mikeu Paujiah, M.MBeberapa tahun terakhir, kita semakin sering melihat tren di media sosial: kucing dibawa jalan-jalan menggunakan ransel transparan yang memperlihatkan seluruh tubuh kucing dari luar. Sekilas tampak lucu, stylish, bahkan menggemaskan. Namun,...
Gak Sekedar Gaya: Cara Membawa Kucing yang Sesuai Etika Kesejahteraan Hewan
oleh drh. Mikeu Paujiah, M.M.Di era media sosial, kita sering melihat kucing dibawa jalan-jalan dengan tas ransel transparan, yang menampilkan seluruh tubuh mereka kepada dunia. Lucu? Mungkin iya.Tapi nyaman dan aman untuk kucing? Belum tentu.Kucing adalah makhluk...
Menilik Kesejahteraan Anjing Milik Warga di Daerah Pedesaan: Sebuah Pelajaran untuk Kita Semua
Oleh : Drh.Mikeu Paujiah, M.MKesejahteraan hewan peliharaan, khususnya anjing, masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan Indonesia. Banyak komunitas yang memelihara anjing sebagai bagian dari keseharian, baik untuk menjaga rumah, membantu berburu, maupun...
Aku Bukan Sampah: Cerita Seekor Kucing yang Pernah Dibuang
Aku dibuang. Bukan karena aku nakal. Bukan karena aku sakit. Tapi karena aku dianggap tak penting lagi. Kardus kecil menjadi tempat terakhirku sebelum dilempar ke pinggir jalan. Orang-orang lewat, beberapa melihat, tapi tak berhenti. Aku diam. Takut. Kedinginan....




