Karin Franken dan JAAN Domestic Terima Penghargaan Bergengsi dari PB-PDHI
Kabar membanggakan datang dari dunia kesejahteraan hewan Indonesia. Karin Franken, CEO dari JAAN Domestic, meraih penghargaan prestisius Award for Outstanding Contribution to Animal Welfare. Penghargaan ini dianugerahkan oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB-PDHI) dalam acara PB-PDHI Awards 2025 di Hotel Merlyn, Jakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan dampak besar yang telah diberikan oleh yayasan yang dipimpinnya dalam memajukan kesejahteraan hewan di seluruh Indonesia.
Acara penghargaan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di dunia kedokteran hewan, termasuk Dr. drh. Munawaroh, M.M., Presiden Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. Tentunya, sejumlah penerima penghargaan lainnya juga turut hadir. Momen ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan JAAN Domestic yang telah berdiri sejak tahun 2008.
Dalam sambutannya, Karin Franken mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan mendalam kepada PB-PDHI atas penghargaan ini. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada timnya di JAAN Domestic, yang telah bekerja tanpa lelah untuk menjalankan misi penyelamatan, rehabilitasi, kampanye, dan edukasi bagi kesejahteraan hewan domestik di Indonesia.
“Kami percaya bahwa setiap hewan memiliki hak untuk hidup dengan layak dan bahagia. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk seluruh tim JAAN Domestic yang telah berjuang bersama, serta untuk para pendukung kami yang selalu memberikan dukungan tanpa henti,” ujar Karin dengan penuh semangat.
Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi lebih banyak individu dan organisasi untuk mengambil langkah nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan hewan. Dengan kolaborasi dan dukungan yang terus tumbuh, diharapkan kehidupan hewan-hewan di Indonesia semakin sejahtera dan penuh kasih.
Artikel Terkait :
Siaran Pers : Gubernur DKI Jakarta Resmikan Pembukaan Konferensi Kesejahteraan Hewan Indonesia Internasional 2025
Jakarta, Indonesia, 8 Desember 2025. Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Bapak Dr. Pramono Anung bersama Yayasan JAAN Domestic secara resmi membuka Konferensi Kesejahteraan Hewan Indonesia Internasional 2025 (Animal Welfare Indonesia - International Conference 2025) di...
Perawatan Hewan Peliharaan: Tantangan & Kebutuhan Lebih dari 3 Hewan
Oleh : Drh. Mikeu Paujiah, M. MMemelihara hewan adalah komitmen jangka panjang. Namun, jumlah hewan yang dimiliki akan sangat mempengaruhi cara perawatan, kebutuhan waktu, finansial, bahkan kualitas perhatian yang bisa diberikan. Banyak orang berpikir bahwa merawat...
Perjalanan Panjang Animal Welfare Conference Indonesia (2022–2025)
United in Action: Dari Edukasi ke Forum Kolaboratif Akademisi, Pemerintah, Pemerhati, Praktisi dan Aktivis, untuk Kesejahteraan Hewan IndonesiaKonferensi ini dibangun berdasarkan urgensi akan adanya forum lintas organisasi, yang dapat menjadi Forum Kolaboratif Ilmiah...
Bukan Gaya-Gayaan: Membawa Kucing Harus Mengutamakan Kesejahteraan, Bukan Estetika
Oleh: drh.Mikeu Paujiah, M.MBeberapa tahun terakhir, kita semakin sering melihat tren di media sosial: kucing dibawa jalan-jalan menggunakan ransel transparan yang memperlihatkan seluruh tubuh kucing dari luar. Sekilas tampak lucu, stylish, bahkan menggemaskan. Namun,...
Gak Sekedar Gaya: Cara Membawa Kucing yang Sesuai Etika Kesejahteraan Hewan
oleh drh. Mikeu Paujiah, M.M.Di era media sosial, kita sering melihat kucing dibawa jalan-jalan dengan tas ransel transparan, yang menampilkan seluruh tubuh mereka kepada dunia. Lucu? Mungkin iya.Tapi nyaman dan aman untuk kucing? Belum tentu.Kucing adalah makhluk...
Workshop Guru: Integrasi Tema Kesejahteraan Hewan dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Pada Jumat, 14 November 2025, ruang kelas di SDN Menteng 02 Jakarta Pusat terasa lebih hidup dari biasanya. Kali ini bukan suara murid yang terdengar, melainkan para guru yang berkumpul untuk mengikuti Workshop Guru: Integrasi Tema Kesejahteraan Hewan dalam...

