Pentingnya Vaksinasi
Vaksinasi adalah menyuntikkan virus/bakteri yang telah dilemahkan dengan dosis minimal yang bertujuan untuk membentuk antibodi/kekebalan hewan terhadap penyakit tertentu sesuai dengan jenis vaksin yang disuntikan.
Konten oleh : Drh. Merry Ferdinandez, M.Si
HAL YANG WAJIB KAMU TAHU
TENTANG VAKSINASI
- Vaksinasi hewan sebaiknya dilakukan saat anjing berumur 6 minggu atau kucing berumur 8 minggu, pada umur ini kekebalan hewan yang didapatkan dari susu induk mulai berkurang sehingga resiko terserang penyakit yang disebabkan oleh virus sangat tinggi pada rentang umur ini.
- Anjing harus divaksin dalam keadaan sehat. Menyuntikkan vaksin pada saat anjing sedang dalam keadaan sakit justru akan memperparah kondisi kesehatan anjing.
- Pemberian vaksinasi dilakukan sesuai kebutuhan dari kondisi geografis berkaitan epidemiologi penyakit dalam suatu daerah.
- Sebagai masyarakat domisili Jakarta yang memiliki hewan peliharaan, anda wajib memberikan Vaksinasi Rabies kepada hewan kesayangan anda.
- Rabies merupakan penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia dan hewan berdarah panas yang disebabkan oleh virus rabies. Ditularkan melalui saliva (air ludah anjing, kucing, dan primata) yang terinfeksi virus Rabies dengan cara gigitan atau melalui luka terbuka. Penyakit ini merupakan penyakit fatal dan hingga saat ini tidak ada terapi yang dapat menyembuhkan individu baik hewan maupun manusia yang terdiagnosa positif Rabies. Oleh karena itu diperlukan vaksin Rabies agar hewan dan anda maupun keluarga terhindar dari bahaya penyakit Rabies.
- Selain Vaksinasi Rabies, diperlukan vaksinasi terhadap beberapa penyakit fatal lainnya terutama pada hewan anjing dan kucing peliharaan Anda, mengingat beberapa penyakit hewan merupakan
penyakit zoonosis yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Hubungi dokter hewan Anda untuk mendapatkan jadwal vaksinasi yang sesuai.
Artikel Terkait
Perawatan Hewan Peliharaan: Tantangan & Kebutuhan Lebih dari 3 Hewan
Oleh : Drh. Mikeu Paujiah, M. MMemelihara hewan adalah komitmen jangka panjang. Namun, jumlah hewan yang dimiliki akan sangat mempengaruhi cara perawatan, kebutuhan waktu, finansial, bahkan kualitas perhatian yang bisa diberikan. Banyak orang berpikir bahwa merawat...
Perjalanan Panjang Animal Welfare Conference Indonesia (2022–2025)
United in Action: Dari Edukasi ke Forum Kolaboratif Akademisi, Pemerintah, Pemerhati, Praktisi dan Aktivis, untuk Kesejahteraan Hewan IndonesiaKonferensi ini dibangun berdasarkan urgensi akan adanya forum lintas organisasi, yang dapat menjadi Forum Kolaboratif Ilmiah...
Bukan Gaya-Gayaan: Membawa Kucing Harus Mengutamakan Kesejahteraan, Bukan Estetika
Oleh: drh.Mikeu Paujiah, M.MBeberapa tahun terakhir, kita semakin sering melihat tren di media sosial: kucing dibawa jalan-jalan menggunakan ransel transparan yang memperlihatkan seluruh tubuh kucing dari luar. Sekilas tampak lucu, stylish, bahkan menggemaskan. Namun,...
Gak Sekedar Gaya: Cara Membawa Kucing yang Sesuai Etika Kesejahteraan Hewan
oleh drh. Mikeu Paujiah, M.M.Di era media sosial, kita sering melihat kucing dibawa jalan-jalan dengan tas ransel transparan, yang menampilkan seluruh tubuh mereka kepada dunia. Lucu? Mungkin iya.Tapi nyaman dan aman untuk kucing? Belum tentu.Kucing adalah makhluk...
Menilik Kesejahteraan Anjing Milik Warga di Daerah Pedesaan: Sebuah Pelajaran untuk Kita Semua
Oleh : Drh.Mikeu Paujiah, M.MKesejahteraan hewan peliharaan, khususnya anjing, masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan Indonesia. Banyak komunitas yang memelihara anjing sebagai bagian dari keseharian, baik untuk menjaga rumah, membantu berburu, maupun...
Aku Bukan Sampah: Cerita Seekor Kucing yang Pernah Dibuang
Aku dibuang. Bukan karena aku nakal. Bukan karena aku sakit. Tapi karena aku dianggap tak penting lagi. Kardus kecil menjadi tempat terakhirku sebelum dilempar ke pinggir jalan. Orang-orang lewat, beberapa melihat, tapi tak berhenti. Aku diam. Takut. Kedinginan....


